Pariwisata Berbasis Budaya

Pariwisata berbasis budaya adalah jenis kegiatan pariwisata yang memanfaatkan budaya sebagai objek wisata yang dikunjungi oleh wisatawan. Di destinasi wisata tersebut, wisatawan akan merasakan dan mempelajari berbagai kebudayaan tertentu. Adanya pariwisata budaya dapat dimanfaatkan sebagai objek daya tarik wisatawan yang dapat dengan sendirinya warisan budaya. Wisata budaya yang berbasis keunikan dari tradisi dan kearifan lokal merupakan salah satu pariwisata di Indonesia yang diminati oleh para wisatawan. Oleh karena itu perlu diadakan pengelolaan kepariwisataan yang nilai-nilai luhur dan budaya bangsa, nilai-nilai keagamaan, serta kelestarian dan lingkungan hidup seperti yang di gagas oleh Desa Kaba-Kaba. Yang mengemas Desa Wisata yang berbasis pemberdayaan masyarakat dengan prinsip 1) sustainable, 2) kerakyatan, 3) berkelanjutan dalam menciptakan aktivitas-aktivitas wisata menarik berlandasarkan budaya dan Tri Hita Karana sebagai pondasi pariwisata budaya di Bali. Desa ini juga memiliki Puri Kaba-Kaba yang didalamnya tersimpan kekayaan budaya, sejarah, dan tradisi yang adiluhung dan sangat berpotensi untuk dikembangkan ke arah pariwisata minat khusus yang berkelanjutan. Secara harfiah, Puri dalam konsep kehidupan masyarakat Bali adalah tempat tinggal para raja dan bangsawan zaman dahulu, yang kini tetap dilestarikan dan ditempati oleh keturunannya Puri Kaba-Kaba memiliki arsitektur tradisional Bali yang sangat unik dan dekoratif. Meksipun sudah berusia lebih dari ratusan tahun, konsep dan tata ruang Puri Kaba-Kaba ini tidak ada yang berubah. Bahkan, pembugaran bangunan candi dan gapura dilakukan secara restorasi, yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi bangunan bersejarah yang rusak agar kembali seperti semula sehingga dapat menjadi objek wisata dan penelitian mengenai kehidupan di masa lalu.

SIKEMA

Kirim Keluhan

Lacak Keluhan Anda!

KELUHAN TERJAWAB

AGENDA KEGIATAN


PENGUNJUNG